ISNU Kabupaten Malang Pemberdayaan Awali Langkah, Forsapda Dampingi Pembentukan BUMDES Karangpandan Pakisaji

Awali Langkah, Forsapda Dampingi Pembentukan BUMDES Karangpandan Pakisaji

ISNU Kabupaten Malang

isnukabmalang.com – Forum Santri Peduli Desa (Forsapda) baru saja mengadakan kegiatan pendampingan di Desa Karangpandan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Rabu (17/7/2019). Bekerjasama dengan Universitas Brawijaya, Pemkab Malang dan ISNU, Forsapda ingin ikut serta dalam pengabdian masyarakat khususnya di sektor perekonomian.

Dengan tajuk Inisiasi Pembentukan BUMDES, acara yang digelar sejak pagi ini dihadiri oleh Direktur Forsapda, Ahmad Zaki Fadlur Rohman, MA., Kepala Desa, Djumain dan Sekretaris ISNU Kabupaten Malang, M. Rosid, S.Pd. Tak hanya itu, ada juga Kun Setia Eko Etik, dari Dinas DPMD Kabupaten Malang, perwakilan Bank BNI Cabang Malang dan tokoh masyarakat sekitar yang mengikuti sosialisasi.

Sesuai dengan tema yang diusung, kegiatan ini berfokus pada pembentukkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES). Kepala Desa Karangpandan, Djumain menyambut baik adanya pendampingan ini. Ia mengatakan, desanya masih berada di titik nol dalam BUMDES.

“Kami sendiri mempunyai keinginan untuk menyejahterakan desa, sesuai dengan UU No. 6 tahun 2014”, katanya.

Baca juga: PC ISNU Kab. Malang Hadiri Halal Bihalal dan Launching Dinun PW ISNU Jatim

ISNU Kabupaten Malang
Fokus: Gus Zaki, MA., Direktur Forsapda saat menyampaikan penjelasan BUMDES

Selaras dengan Djumain, Etik turut beranggapan, apabila desa mempunyai tatanan yang baik khususnya dalam bidang ekonomi, dapat dimungkinkan masyarakat juga mempunyai partisipasi yang baik terhadap desa. “Proses yang saling menguntungkan ini akan membawa arus perjalan desa ke arah yang lebih baik”, ujar perwakilan dari DPMD Kab. Malang ini.

Di sisi lain, hadirnya Forsapda ini diharapkan dapat membantu dan melakukan pendampingan terhadap BUMDES yang ada hingga dapat berjalan dengan optimal. Hal itu disampaikan oleh Gus Zaki selaku Direktur Forsapda. Dosen Universitas Brawijaya ini menegaskan, BUMDES sangat diperlukan oleh desa karena dapat menambah penghasilan dan biaya operasional desa.

“Dengan berjalannya BUMDES, juga dapat menyerap pekerja dan mengurangi angka pengangguran”, tambahnya.

Sementara itu, Muhammad Rosyid, Sekretaris PC ISNU Kabupaten Malang mengatakan bahwa Forsapda mengemban misi mulia. Komunitas yang dibentuk oleh para sarjana ini seirama dengan gagasan-gagasan mulia PC ISNU Kabupten Malang.

“Forsapda bisa menjadi media dakwah sosial khususnya bagi warga Nahdliyin yang secara demografi banyak tinggal di pedesaan”, respon Kepala MTs Nurul Huda Babadan ini.

Dengan adanya pertemuan awal ini Desa Karangpandan setidaknya telah memiliki gambaran untuk segera melaunching Bada Usaha Milik Desa disana. Hadirnya delegasi dari Bank BNI tampak menjadi angin segar guna menjalin kerjasama dalam hal pendanaan nantinya. Sebelum ini, BNI telah menggandeng BUMDES yang telah berjalan di Pujon Kidul, Sukodono dan Sanan Kerto.

Di akhir acara Kepala Desa Karang Pandan berharap kedepannya akan berjalan menuju arah yang lebih baik. “Semoga dapat terealisasi dan berjalan dengan baik”, doanya. (sya/cha)

1 Likes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 Comment