isnukabmalang.com – PC ISNU Kabupaten Malang berencana menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema lingkungan hidup pada hari Rabu mendatang (10/11/2021). Lokasi kegiatan direncanakan di Ruang Rapat Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang.
Gagasan ini berangkat dari kegelisahan akan kondisi alam yang terjadi. Terbaru adalah banjir bandang yang melanda Kota Batu dan Kota Malang, pada Kamis (4/11/2021).
Berdasar dari hal tersebut, Ketua PC ISNU Kabupaten Malang, Kiai Abdullah SAM bersama pengurus melalui zoom meeting berusaha mencari solusi atas kondisi alam saat ini.
Untuk itu, ISNU ingin menghadirkan para rektor se-Malang, dinas terkait dan aktivis lingkungan hidup serta perwakilan media secara terbatas guna mendiskusikan hal tersebut.
“Kita diskusi bersama sehingga muncul solusi rekomendasi yang kita sampaikan kepada pemerintah ataupun dinas terkait untuk dapat ditindaklanjuti”, kata beliau disela silaturahmi bersama Rektor UNIRA Malang di Ruang Rektorat, Sabtu (6/11/2021).
Baca juga: Sowan Wakil Ketua PC NU, ISNU Kab. Malang Sampaikan Gagasan Kegiatan
Mengamini gagasan ISNU, Rektor UNIRA, KH. Imron Rosyadi Hamid, S.E., M.Si., mengatakan bahwa seluruh pihak harus duduk bersama menangani banjir. Menurutnya, jika tidak ditangani dengan baik maka yang bahaya bukan hanya Kota Batu tetapi seluruh wilayah akan terdampak.
“Pengelolaan lingkungan dan air ini perlu menjadi perhatian bersama dalam rangka menyelamatkan generasi dalam jangka panjang dan juga sesuai dengan program SDGs”, ujarnya.
Sebelum ini, tepatnya tahun 2019 lalu, ISNU Kabupaten Malang telah menginisiasi pembuatan sumur resapan di puluhan titik, salah satunya di daerah langganan kekeringan Putukrejo, Kalipare, Malang.
Selain untuk menabung air, sumur resapan ini juga bermanfaat banyak hal. Namun, masih ada yang menganggap ini tidak efektif dan lain sebagainya. Walau demikian, ISNU Kabupaten Malang tetap komitmen terus berbuat.
“Penanganan gempa dan bencana harus terus diperbaiki”, tutup Kiai Abdullah singkat.
Dari informasi yang dihimpun, FGD ISNU Kabupaten Malang ini akan diikuti terbatas sebanyak 10 orang dan hasilnya bakal disampaikan kepada pemangku kebijakan terkait. (cha)
Reporter: Chandra Djoego
