ISNU Kabupaten Malang Kabar ISNU MoU Riset Publikasi dengan ISNU Kab Malang, PC ISNU Pasuruan Juga Belajar Konsep Pesantren Rakyat

MoU Riset Publikasi dengan ISNU Kab Malang, PC ISNU Pasuruan Juga Belajar Konsep Pesantren Rakyat

MoU Riset Publikasi dengan ISNU Kab Malang, PC ISNU Pasuruan Juga Belajar Konsep Pesantren Rakyat

isnukabmalang.com – Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Malang kedatangan tamu dari PC ISNU Kabupaten Pasuruan di Pesantren Rakyat Al-Amin, Sumberpucung, Kamis siang (23/5/2024). Silaturahmi ini merupakan program Wisata Organisasi yang diadakan oleh pengurus PC ISNU Kabupaten Pasuruan ke sejumlah organisasi.

Sebanyak 25 orang pengurus dari tingkatan PC dan PAC (Pimpinan Anak Cabang) ISNU Kabupaten Pasuruan ikut serta dalam Wisata Organisasi ini. Selain diskusi dan sharing, PC. ISNU Kabupaten Pasuruan juga meneken kerjasama dalam bidang riset dan publikasi bersama PC ISNU Kabupaten Malang.

Diketahui sebelumnya, PC ISNU Kabupaten Pasuruan getol mempublikasi karya tulis para kiai, guru, dan profesional lainnya dalam bentuk buku. Selain itu, pimpinan cabang yang meraih predikat PC ISNU terbaik pada NU Award 2023 itu terus aktif membangun komunikasi antar organisasi.

Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan, Dr. Ahmad Adip Muhdi, M.H.I., mengaku terinspirasi postingan dari Ketua PC ISNU Kabupaten Malang, Dr (c). KH. Abdullah SAM, S.Psi., M.Pd., di sosial medianya. Sehingga, pada hari ini (Kamis-red), beliau bersama pengurus ingin belajar dan mengetahui konsep Pesantren Rakyat.

Baca juga: Ketua PC ISNU Kab Malang Dukung Workshop Peningkatan Mutu PTNU PW ISNU Jatim

Wisata Organisasi PC ISNU Pasuruan 1
Semangat: PC ISNU Kabupaten Malang bersama PC ISNU Kabupaten Pasuruan dalam kegiatan Wisata Organisasi.

Pesantren Rakyat sendiri merupakan pesantren yang didirikan oleh Kiai Abdullah SAM pada tahun 2008 silam. Sejak awal berdiri, Pesantren Rakyat menggratiskan biaya santri yang ingin mondok di sini.

Walau dikenal dengan pondok yang gratis, tetapi fasilitas dan konsep pendidikan yang ada di pesantren ini cukup lengkap dan berkualitas. Kurikulum yang dipakai adalah kurikulum ala rakyat yang berdasar pada local wisdom masyarakat.

Oleh karena itu, tak heran jika pesantren yang pernah meraih predikat pemberdayaan terbaik nasional pada tahun 2015 itu memiliki gagasan yang out of the box. Ada program takhasus kitab kuning cepat, program fakultatif seperti kelas musik gamelan, pertanian, peternakan, perikanan, perbengkelan, kelas bahasa, kerajinan, arsitektur hingga bidang jurnalistik, media dan teknologi informasi.

Selanjutnya, telah banyak kampus yang berkunjung ke Pesantren Rakyat. Menurut Kiai Abdullah SAM lebih dari 600 kampus dan 200 profesor telah berkunjung ke Pesantren Rakyat.

“Dari beliau-beliau ini lahir banyak karya ilmiah berupa tesis, disertasi, jurnal, dan beragam tulisan lainnya. Dan menjadikan Pesantren Rakyat ini sebagai makhluk baru. Jika sebelumnya ada pesantren salaf, pesantren modern dan pesantren khalaf. Maka yang keempat adalah Pesantren Rakyat”, kata kiai yang memiliki julukan Kiai Sableng itu.

Baca juga: PC ISNU Kabupaten Malang Ikuti Halal Bihalal PCNU dan Bimtek Pelaporan

Wisata Organisasi PC ISNU Pasuruan 2
Sambutan: Ketua PC ISNU Kabupaten Malang, Kiai Abdullah SAM memberikan sambutan secara virtual dari Kota Madinah dalam kegiatan Wisata Organisasi PC ISNU Kabupaten Pasuruan.

Kemudian, Ketua PC ISNU Kabupaten Malang yang saat ini sedang menjalankan ibadah haji turut menyampaikan apresiasi atas kunjungan PC ISNU Kabupaten Pasuruan. Melalui sambungan virtual, beliau menyebut bahwa gerak langkah PC ISNU Kabupaten Malang juga terinspirasi dari PC ISNU Kabupaten Pasuruan.

Saat ini, PC ISNU Kabupaten Malang fokus pada program upgrading. “Kami sudah melakukan banyak upgrading dalam beberapa hal, baik pendidikan seperti pemberian beasiswa kepada guru Madin dan kelas khusus ISNU S2. Selanjutnya, pemberdayaan dengan pemberian kambing di beberapa kecamatan, upgrading jurnalistik, upgrading politik seperti sekolah politik, serta upgrading IT salah satunya program podcast”, ungkapnya.

“Termasuk, kami sampai ke Singapura, ke Nanyang University (NTU) dan NUS (National University of Singapore) untuk upgrading. Yang terpenting menurut saya adalah berani mengide dan menjalankan ide karena itu yang belum dimiliki oleh kebanyakan dari kita”, kata Wakil Ketua STIT Ibnu Sina Malang itu.

Menjawab rasa penasaran dari pengurus ISNU Pasuruan akan perkembangan Pesantren Rakyat dan ISNU yang begitu pesat, Kiai Abdullah SAM menyebutkan multi level strategi sebagai kuncinya. “Kekuatan Pesantren Rakyat adalah sinergitas dan kuncinya di Multi Level Strategi (MLS)”, bebernya.

Wisata Organisasi ini diakhiri dengan diskusi dan sharing ringan antar pengurus. Ada 20 pengurus PC dan PAC ISNU Kabupaten Malang yang juga ikut menyambut Dr. Adip dan rombongan. Setelahnya, para pengurus melihat lingkungan pesantren dan aktifitas santri. (lul/cha)

0 Likes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *